Senin, 04 Februari 2013

MENGUNCI WALLPAPER DESKTOP KOMPUTER


        Bagi anda yang punya Laptop/Netbook yang kerap dipinjam teman anda, pasti kadang anda menemukan masalah kecil seperti : wallpaper desktop sering kita sering diganti-ganti oleh pengguna lain atau bahkan diganti dengan gambar yang tidak kita inginkan.
            Dibawah ini adalah sedikit tips bagi anda untuk mengunci wallpaper desktop komputer atau laptop. Langkah-Langkah yang harus dilakukan di komputer Windows XP sbb :
1.      Klik Start à Run, Ketik gpedit.msc, lalu tekan ENTER atau OK.
2.      Setelah muncul jendela Group Policy Object Editor, arahkan kursor ke object seperti ini : User Configuration à Administrative Template à Control Panel à Display. Lalu klik Prevent Changing Wallpaper dan Klik Properties.
3.      Setelah muncul Jendela Prevent Changing Wallpaper Properties klik ‘ENABLE’ lalu Klik ‘APPLY’.
4.      Selesai.

Lalu bagaimana dengan komputer yang OS Windows 7 ? berikut ini langkah-langkahnya :
1.      Klik Start, ketik gpedit.msc pada kotak Search program and files, lalu tekan “ENTER”
2.      Setelah muncul jendela Local Group Policy Editor, navigasi kearah : User Configuration à Administrative Templates à Desktop à Desktop
3.      Klik pada Desktop Wallpaper, lalu klik Policy Setting.
4.      Setalah muncul jendela baru, klik “ENABLED” lalu Klik tombol “APPLY”
Kita juga dapat menentukan file yang akan dijadikan wallpaper tetap, pada kotak opsi Wallpaper Name. Isi Lokasi file yang akan diguanakan sbg Wallpaper. Misalnya file berada di : c:\windows\web\wallpaper\home.jpg

Selamat Mencoba...

CARA MUDAH MENUTUP PROGRAM YANG EROR ATAU HANG


        Bagi yang sering menggunakan komputer atau Laptop dengan operasi Windows, pasti pernah menjumpai program yang tiba-tiba eror atau ng-hang dan biasanya muncul pesan “This Program is Not Responding”, sehingga kita harus menekan tombol “CTRL+ALT+DEL” dan menutup program tersebut.
            Sebenarnya masih ada cara lain yang lebih efektif untuk menutup program yang ng-hang tersebut. Di bawah ini ada sedikit tips untuk mematikan program yang kena hang. Langkah-langkahnya :
1.      Klik kanan Mouse pada Desktop komputer Anda, Lalu pilih New à Shortcut.
2.      Setelah muncul Jendela Baru, masukkan perintah seperti berikut : taskkill /F /FI “STATUS eq NOT RESPONDING”
3.      Setelah Kotak Perintah Anda isi, Klik Tombol NEXT. Nama “Taskkill” dapat diganti sesuai selera Anda.
4.      Sekarang Coba anda Ganti Ikon Shortcut tsb. Caranya Klik Kanan Shortcut tsb, lalu pilih Properties à Klik Tombol Change Ikon à Ketik “explorer.exe” pada kotak teks à Tekan ENTER
5.      Pilih Ikon yang tersedia dan Klik APPLY.
6.      Selesai. Shortcut siap digunakan. Apabila terjadi hang, Tinggal klik saja Shortcut yang kita buat tadi. Otomatis menutup program yang ng-hang tsb.

Selamat Mencoba.....

CARA EFEKTIF MELIHAT FOTO TEMAN DI FACEBOOK

Siapa sih yang tak kenal dengan salah satu situs jejaring sosial ini ?? Yapss...Facebook.. Jejaring Sosial karya Mark Zuckberg ini adalah salah satu jejaring sosial yang paling banyak diminati oleh berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
            Pernahkah anda menjumpai pada saat selancar di facebook ingin melihat lebih jelas foto-foto yang di-upload teman anda tetapi gambarnya tampak kecil-kecil ???  Untuk melihat gambar lebih jelas pastinya harus diklik dulu dan otomatis akan membuka tab baru. Hal ini tentunya akan merepotkan kita dan juga akan memkan bandwidth. Lalu bagaimana langkah cepatnya ?? 
1.      Jika anda pengguna setia Browser Mozilla Firefox atau Google Chrome, maka hal ini cukup mudah untuk dilakukan. Kita cukup menggunakan add-ons PhotoZoom yang tersedia untuk Firefox atau Chrome. 
2.      Setelah anda Install addon facebook PhotoZoom, maka kita tidak perlu konfigurasi apa-apa lagi. Setiap kita menggeser kursor mouse pada gambar profil yang dituju, maka otomatis foto tersebut akan di Zoom secara otomatis. Dan masih banyak lagi keuntungannya jika pakai addons ini.untuk lebih jelasnya silakan anda coba. 
3.      Download Facebook PhotoZoom untuk Firefox DISINI
      Download Facebook PhotoZoom untik Chrome DISINI

Selamat Mencoba..........

CARA MEMPERCEPAT KONEKSI MODEM SMARTFREN DENGAN CARA OPEN DNS


SmartFren adalah salah satu modem pilihan dikalangan para pengguna IT saat ini. Tetapi, bagaimana jika modem SmartFren anda koneksinya menjadi Low saat selancar di Dunia Maya ? Pastinya ini akan membuat jengkel anda. Lalu bagaimana cara mengatasi supaya koneksinya tidak lambat ? Oke...disini saya akan berbagi Tips agar koneksi modem SmartFren anda menjadi cepat. Simak baik-baik tutorial di bawah ini....
1.      Buka Interface modem SmartFren anda àPilih SettingàLalu klik EDIT.
2.      Berikut daftar DNS yang dapat digunakan di modem Smart :
Google Public DNS
·         Untuk Preferred DNS server isi dengan DNS servers : 8.8.8.8 (Tulis dgn angka 008.008.008.008 )
·         Untuk Alternate DNS Server isi dengan DNS Servers : 8.8.4.4 (Tulis dgn angka 008.008.004.004 )
Open DNS
·         Untuk Preferred DNS server isi dengan DNS servers : 208.067.222.222
·         Untuk Alternate DNS Server isi dengan DNS Servers : 208.067.220.220
Level 3
·         Untuk Preferred DNS server isi dengan DNS servers : 4.2.2.1 (Tulis dgn angka 004.002.002.001 )
·         Untuk Alternate DNS Server isi dengan DNS Servers : 4.2.2.2 (Tulis dgn angka 004.002.002.002 )
Masukkan Preferred DNS di Primary DNS, untuk Alternate DNS masukkan di Secondary DNS, dan jangan lupa Cawang/Centang terlebih dahulu pada use the following DNS Servers.
Selamat Mencoba & Good Luck

Minggu, 03 Februari 2013

SEJARAH : Persetujuan Naskah Linggarjati

  • PARTAI & ORMAS YANG PRO NASKAH 
  • SEMANGAT BANGSA UNTUK MERDEKA 100 % 
          Kaum kolonialis Belanda sebenaranya enggan untuk menyetujui perjanjian Linggarjati. Apalagi harus menandatangani perjanjian tersebut. Lima tahun, Kekayaan Negeri Belanda dikuras habis-habisan oleh Hitler (Jerman). Tak sedikit pula Tentara Belanda yang dijadikan serdadu militer yang maju ke medan perang membela Jerman. Kas negara dikuras habis oleh pihak Jerman. 
       Setelah Jerman dikalahkan oleh tentara sekutu, Belanda yang kian terpuruk kembali berambisi untuk bisa bangkit lagi. Jepang yang juga sudah kalah dari pihak Sekutu dan sudah kehilangan tanah jajahannya, dimanfaatkan oleh Belanda untuk kembali menguasai tanah jajahan di Indonesia yang terkenal subur makmur gemah ripah loh jinawi. Kesempatan itu harus tetap dipertahankan untuk memperbaiki perekonomian di Negeri Belanda. Profesor Carl Maria Romme, dari fraksi Partai Rakyat Katolik (Katholieke Volkspartij) berpidato di tengah parlemen pada tanggal 16 Desember 1946 “ Indonesia dan Belanda tidak bisa dipisahkan”. Untuk itu, nasib Bangsa Indonesia tergantung pada nasib Belanda. 
       Menurut Profesor Romme “ Tindakan kita tidak salah, kekusaan di Indonesia dikembalikan lagi ke pihak Belanda. Disana kita mempunyai kekuatan yang cukup besar. Untuk bangsa Indonesia kita akan memberikan pengertian, kita tidak akan mengganggu semangat Nasionalisme. Meskipun kita dapat berupaya lain. Dengan catatan, bahwa yang disebut merdeka 100 % itu tidak ada sama sekali. Itu hanyalah mimpi belaka. Tuntutan merdeke 100 % dari bangsa Indonesia itu sudah kebablasan”. Seperti itulah gagasan pihak kolonialis Belanda pada saat itu. Profesor Romme meminta kepada pemerintah Belanda agar kekuasaan militer di Indonesia ditambah, untuk menjaga keamanan di wilayah tersebut. Mengenai pihak-pihak dari Republik sendiri yang pro dengan naskah yaitu ada Partai Sosialis, PKI, disusul Partai Buruh Indonesia. Ada juga Partai Nasional Indonesia Arab di Palembang. Pengurus besar Partai Katolik Republik Indonesia dala sidangnya 23 Nopember 1946 di Solo mengatakan bahwa dapat menyetujui perjanjian dengan caatatan, supaya ditambah protokol (keterangan-keterangan) agar lebih jelas lagi. Pesindo (Pemuda Sosialis Indonesia) pro dengan naskah dengan catatan semua penggerak pemerintahan berasal dari tenaga-tenaga revolusioner dan progresif. Sikap dari Pesindo ini ditetapkan oleh Dewan Pusat Pesindo dan disahkan pada Kofrensi Kilat Pesindo 4 Desember 1946 di Madiun. Sobsi (Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia) mengatakan “ Pro atau tidak, tetpa berjuang terus. Karena perjuangan kita belum berakhir. 
             Sobsi yang merupakan gabungan (fusi) antara GASBI (Gabungan Sarekat Buruh Vertikal) yang juga merupakn gerakan kaum buruh PKI. Selanjutnya ada Barian Laskar Tani Indonesia yang juga pro Naskah. Laskar Rakyat (seluruh Jawa dan Madura) pimpinan Ir. Sakirman dalam rapatnya di Solo 1 Desember 1946 menyatakan pro Naskah dengan catatan : Pemerintah harus dapat menyelaraskan kondisi dan kepentingan-kepentinagn nasional. Susunan ekonomi, lebih-lebih soal distribusi dan produksi diatur negara untuk kepentingan Revolusi. Kesatuan komando beserta kelengkapan kelaskaran dan ketentaraan harus ditangani Negara. 
           Selanjutnya ada Indonesia Merdeka yaitu sebuah organisasi bagi golongan warga negara Indonesia, keturunan Indo-Belanda di Yogyakarta yang juga pro dengan naskah persetujuan Linggarjati. Surat kabar Merdeka edisi Solo 11 Desember 1946 yang memuat mengenai sikap Sarekat Mahasiswa indonesia yang juga pro rakyat. Bisa dibayangkan, pada waktu itu kondisi wilayah Republik Indonesia bisa dikatakan semrawut. Perekonomian memburuk akibat blokade Belanda, dan sejumlah faktor lainnya yang juga menambah kondisi kian memanas. Akan tetapi, dengan semangat perjuangan dari bangsa Indonesia, akhirnya dapat meraih kemerdekaan yang diimpikan. Merdeka 100 % !!!!

SEJARAH : Dai Too-a Senshoo = Perang Asia Timur Raya

  • Musyawarah Persuratkabaran Asia Timur Raya
  • Propaganda dan Sensor Jepang di Pulau Jawa
   Seperti apakah pentingnya propaganda (termasuk pers, persuratkabaran), hingga diadakannya Musyawarah Persuratkabaran Asia Timur Raya di Tokyo pada bulan November 1943. Lebih dari 40 wartawan dari seluruh penjuru Asia Timur Raya (Tiongkok, Manchukuo, Thailand, Filipina, Hongkong, Malaka, Sumatera, Kalimantan dsb) menghadiri undangan musyawarah tersebut, sementara dari Dai Nippon sendiri diwakili 40 wartawan. 
        Dilihat dari fakta diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa Jepang mempunyai niat yang baik dalam mempersatukan Indonesia, meski sengaja memisah-misahkan Pulau satu dengan pulau lainnya di Nusantara. Dapat diketahui bahwa dalam Musyawarah itu yang menjadi perwaklian dari Sumatera adalah Djamalauddin Adinegoro, pemimpin Surat Kabar Sumatera Shimbun. Dari tanah Jawa ada Raden Toekoel Soerohadinoto (Surat Kabar Suara Asia Surabaya), perwakilan Kalimantan A.A. Hamidhan (Borneo Shimbun), dari Sulawesi Manai Sophan serta Ambon Ot Pattimbau. Tetapi yang menjadi pokok utama dalam musyawarah adalah membahas tentang bagaimana caranya memberikan penerangan terhadap rakyat di Asia Timur di Negaranya masing-masing dalam memajukan kesejahteraan dan mempererat hubungan antar negara di kawasan Asia Timur Raya. 
         Pada masa pendudukan Jepang, semua kegitan sangat dibatasi, termasuk juga dengan kebebasan Pers. Jumlah koran yang terbit di Jawa setiap hari tidak boleh lebih dari 80.000 lembar dengan hanya terdiri dari 2-4 halaman. Selain koran, terdapat juga majalah Pandji Pustaka (Balai Pustaka) yang semula terbit mingguan menjadi terbit tengah bulan meskipun kelanjutannya ditutup penerbitannya, hingga muncul lagi Majalah Indonesia Merdeka (Djawa Hokokkai), ada lagi Surat Kabar Djawa Baroe dan Soeara Masjoemi yang diperuntukkan untuk komunitas Islam. Untuk tentara Jepang sendiri juga disediakan Surat Kabar Djawa Shimbun. Itulah beberapa surat kabar yang terbit di Jawa, sementara surat kabar yang terbit di luar jawa lebih sedikit daripada yang terbit di Jawa. Selain itu juga pembacanya juga lebih sedikit dengan persediaan kertas yang sedikit pula. 
            Pemerintah Jepang sendiri tidak membiayai terbitnya koran-koran tersebut. Semuanya dipercayakan kepada perusahaan penerbitan Jepang. Seperti Asahi Shimbun, Mainichi Shimbun dan Yomiuri Shimbun. Dengan redakturnya dari orang-orang Indonesia sendiri, sementara untuk pengawas dan pemimpinnya (shidookan) tetap dari Jepang. Bukan hanya Koran saja yang diawasi Pemerintah Jepang, Radio NIROM (Ned. Indische Radio Omroep Maatschappij) milik pemerintah Hindia Belanda dan PPRK (Perserikatan Perhimpunan Radio Ketimuran) yang dikelola bangsa Indonesia juga tidak luput dari pengawasan pihak Jepang, Oleh Pemerintah Jepang dijadikan satu dan diberi nama Radio Hoosoo Kyoku, Kantor Radio Jepang. Dan untuk orang-orang Jepang sendiri, setiap hari ada siaran warta berita berdurasi satu jam. Untuk bangsa Indonesia, setiap setengah jam ada siaran berita dengan bahasa Jepang sederhana berdurasi lima menit. Selain itu ada juga siaran berbahasa Jawa, Sunda, Madura. Karena pada saat itu masih banyak rakyat Indonesia yang belum mempunyai pesawat radio, maka disetiap keramaian, seperti Alun-Alun, Stasiun, dan tempat-tempat ramai disediakan panggung yang diisi dengan Radio, dengan catatan rakyat dilarang keras untuk mendengarakan siaran Radio musuh Jepang. Jika ada rakyat yang kedapatan mendengarkan Radio musuh, langsung diseret ke Kenpei, disiksa sampai babak belur. Maka dari itu, pada waktu kepemilikan Radio harus terdaftar dan disegel, sehingga pendengar tidak bisa mendengarkan gelombang lain selain gelombang Radio yang telah mendapat izin pemerintah Jepang. 
           Selain Koran dan Radio, Bioskop juga diawasi oleh pemerintah jepang dengan film yang boleh diputar seputar film-film yang dibawa tentara Jepang. Sedangakan film-film buatan Negara musuh samasekali tidak diperbolehkan untuk diputar. 
         Untuk persuratan, selama tiga bulan terakhir, rakyat tidak bisa berkirim surat dari satu kota ke kota lain, yang jelas jalur kota Jakarta-Bandung, Jogja dan Surabaya lumpuh total akibat Jembatan Kereta yang rusak, dikarenakan hal itu, perbaikan baru dilakukan setelah 2-3 bulan pasca perang di Jawa. Baru sekitar bulan Oktober 1942 jawatan pos di Jawa bisa berkarya dan bekerja secara normal. Meskipun ada kebijakan dari pemerintah Jepang yang berisi : Surat harus ditulis di Kartupos dan menggunakan huruf Kanji. Semuanya disensor di Kantor Pos terlebih dahulu sebelum akhirnya dikirim ke tujuan. 
           Semua itu dilakukan Pemerintah Jepang hanya untuk mempertahankan rezimnya di tanah jajahannya. Maka dari itu, Sedenbu (Bagian Propaganda) sangat menonjol pada saat itu. Akan tetapi, meskipun sensor pers dan media sangat ketat, wartawan Indonesia masih bisa membuat pihak Jepang memanas dengan munculnya rubrik-rubrik yang menyindir pemerintah Jepang namun dalam gaya bahasa Indonesia. 
Bersambung.......................
 
 
Copyright © 2013-Kiamat. Wahyu's Blogs - All Rights Reserved
Design by Wahyu Adhy | Powered By Blogger.com